Sabtu, 14 September 2019

Dua sisi kontradiksi

Kita adalah sama, sama-sama pengejar. 
bedanya, yang kau kejar bersifat pasti sedang aku hanya ilusi.Kita adalah sama, sama-sama bukti. bedanya, kau dalam bentuk intuisi sedang aku hanya spekulasi. Kita adalah sama, sama-sama pemimpi. bedanya, yang kau impikan coba kau realisasikan dalam keadaan sesulit apapun sedang aku hanya merawatnya melalui khayalan. eh, ternyata selalu berbeda. persamaannya hanya ada pada satu sisi yaitu "kitalah pencipta kata BEDA". 😄
Jadi, apa gunanya sengketa? toh bagian terbaikku sudah ku pasrahkan ke Tuhan agar dikaruniakan kepadamu. Kurang baikkah aku? sehingga dengan sangat terpaksa kau sedekahkan pahala padaku. Sudahlah, kita itu sama. "sama-sama lemah jiwa". 😅


                                   Ahad, 15 May '19                01:00 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ridho untuk pergi

Bismillah  ,  ,  , Abah, Malam ini aku kembali merindukan sejuk dirimu, Malam ini aku kembali buntu mencapai cintamu, Malam ini lagi...